PPI Curug Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di UPBU H. Asan Sampit melalui Edukasi Keselamatan, Keamanan, dan Pengembangan Rute Jaringan

Sampit, Juli 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia Curug melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan kapasitas pemangku kepentingan di bidang penerbangan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Studi Operasi Bandar Udara dengan mengangkat tema Pelatihan Safety and Security Awareness serta Pengembangan Jaringan Rute Penerbangan di Bandar Udara H. Asan Sampit.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan Bandar Udara H. Asan Sampit dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan transportasi udara, khususnya pada aspek keselamatan (safety), keamanan (security), pelayanan, serta pengembangan konektivitas wilayah. Bandar Udara H. Asan Sampit memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang transportasi udara di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga peningkatan pemahaman dan kompetensi para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional bandar udara yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Pelatihan ditujukan bagi personel bandar udara, instansi pemerintah daerah, operator penerbangan, serta pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab. Peserta didorong untuk mengaitkan materi dengan kondisi operasional yang dihadapi di Bandar Udara H. Asan Sampit serta berbagai tantangan dalam pengembangan pelayanan dan konektivitas transportasi udara.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan PKM meliputi lima tema utama yang relevan dengan operasional bandar udara dan keselamatan penerbangan, antara lain:

  • Basic Safety Culture, sebagai upaya penting dalam membangun budaya keselamatan melalui kesadaran, identifikasi bahaya, manajemen risiko, serta penerapan keselamatan dalam aktivitas operasional bandar udara;
  • Peraturan Keamanan Penerbangan, memberikan pemahaman mengenai ketentuan dan regulasi keamanan penerbangan sebagai dasar dalam menjaga keamanan bandar udara serta mencegah berbagai potensi ancaman;
  • Aviation Security Awareness, meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya keamanan penerbangan, pengenalan ancaman, pengendalian akses, serta penerapan prosedur pengamanan di lingkungan bandar udara;
  • Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), yang membahas pentingnya pengendalian pemanfaatan ruang di sekitar bandar udara untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasi penerbangan;
  • Potensi Pengembangan Jaringan Rute Bandar Udara, yang membahas peluang pengembangan Bandar Udara H. Asan Sampit dalam meningkatkan konektivitas wilayah, pengembangan jaringan rute penerbangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

Kegiatan menghadirkan tim narasumber dari dosen dan tenaga profesional PPI Curug yang berpengalaman di bidang transportasi udara, yaitu Kardi, SH., MH, Ubaedillah,SE.,M.T, serta Feri Adriansyah, SE., MM.Tr. Para narasumber memberikan pemaparan interaktif disertai diskusi bersama peserta mengenai penerapan keselamatan, keamanan, dan pengembangan jaringan rute dalam konteks operasional sehari-hari.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan studi kasus yang memberikan ruang kepada peserta untuk menyampaikan permasalahan, pengalaman lapangan, serta alternatif solusi sesuai karakteristik Bandar Udara H. Asan Sampit. Pada akhir pelatihan, dilakukan evaluasi melalui diskusi, sesi tanya jawab, dan penyebaran kuesioner untuk mengetahui tingkat pemahaman serta kepuasan peserta terhadap materi, narasumber, dan metode pelatihan. Evaluasi tersebut juga menjadi bahan penyempurnaan kegiatan PKM berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui peningkatan kompetensi dan pemberdayaan pemangku kepentingan di sektor penerbangan. Kegiatan PKM di Bandar Udara H. Asan Sampit diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan dan keamanan penerbangan, meningkatkan kualitas pelayanan, mendorong pengembangan jaringan rute, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pengelola bandar udara, pemerintah daerah, operator penerbangan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung konektivitas dan pembangunan transportasi udara yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendidikan, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan di sektor penerbangan. Diharapkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat memperkuat budaya keselamatan dan keamanan penerbangan serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi udara di Indonesia, khususnya di lingkungan bandar udara daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *