Penguatan Kompetensi Analisis Kinerja Sistem Radio Frequency Melalui Pengukuran S-Parameter Menggunakan Vector Network Analyzer (VNA) Bagi Anggota IAEETA Cabang Cengkareng 2

Tangerang, Juli 2026 – Politeknik Penerbangan Indonesia Curug kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penguatan kompetensi teknisi dan praktisi di bidang elektronika serta sistem navigasi penerbangan. Kegiatan PKM tahun 2026 ini diselenggarakan bekerja sama dengan IAEETA Cabang Cengkareng 2 dan dilaksanakan di Ruang Meeting 611 Building JATSC Tower, Soekarno-Hatta International Airport.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 8 Juli 2026 dalam bentuk pelatihan bertajuk “Pelatihan Pengukuran Perangkat Radio Frequency (RF) Menggunakan Vector Network Analyzer (VNA)”. Kegiatan dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam melakukan pengukuran dan analisis karakteristik perangkat Radio Frequency (RF) menggunakan Vector Network Analyzer (VNA).

Kegiatan diikuti oleh anggota IAEETA Cabang Cengkareng 2 yang terdiri atas dosen, instruktur, praktisi, dan teknisi di bidang elektronika. Pada pembukaan kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya penguasaan teknik pengukuran RF dalam mendukung pemeliharaan dan pengujian peralatan navigasi penerbangan. Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh General Manager LPPNPI Cabang JATSC.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan PKM meliputi pengenalan sistem Radio Frequency (RF), klasifikasi pengukuran listrik DC, AC, dan RF, pengenalan instrumen pengujian RF, serta konsep dasar Vector Network Analyzer. Peserta juga mempelajari konsep Reflection dan Transmission serta parameter S-Parameter, khususnya S11 dan S21, yang digunakan untuk melakukan karakterisasi perangkat RF.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan Vector Network Analyzer, mulai dari pengenalan menu, pengaturan rentang frekuensi atau frequency sweep, pemilihan parameter pengukuran, penggunaan marker, hingga proses kalibrasi. Peserta juga diperkenalkan pada penerapan pengukuran VNA untuk berbagai perangkat RF, seperti antena, filter, amplifier, duplexer, attenuator, dan kabel koaksial.

Pada sesi praktik atau hands-on practice, peserta secara bergantian menggunakan Vector Network Analyzer untuk melakukan kalibrasi dan pengukuran perangkat RF. Praktik meliputi pengukuran Return Loss, VSWR, Reflection Coefficient, Insertion Loss, dan Gain. Peserta juga melakukan analisis terhadap hasil pengukuran yang ditampilkan pada layar VNA dengan pendampingan instruktur sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mengoperasikan alat ukur RF sesuai prosedur.

Selain praktik, kegiatan diisi dengan diskusi interaktif dan studi kasus mengenai permasalahan yang umum ditemui dalam pengujian dan pemeliharaan perangkat RF di lapangan. Peserta aktif berdiskusi mengenai interpretasi hasil pengukuran, proses matching antena, nilai VSWR, Return Loss, Gain, serta troubleshooting perangkat RF. Pendekatan teori dan praktik ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis kinerja sistem RF.

Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan memperoleh tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi. Berdasarkan survei terhadap 20 peserta, nilai rata-rata kepuasan dari 10 aspek yang dinilai mencapai 4,88 dari skala 5,00 atau setara dengan 97,6 persen. Praktik menggunakan VNA, kejelasan materi, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta manfaat materi bagi pekerjaan termasuk aspek yang memperoleh penilaian sangat baik.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug dan IAEETA Cabang Cengkareng 2 menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang elektronika dan teknologi Radio Frequency. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemeliharaan, pengujian, dan troubleshooting perangkat RF serta memperkuat keandalan sistem komunikasi dan navigasi penerbangan. Kerja sama yang terjalin juga diharapkan dapat berlanjut melalui pelatihan teknis, peningkatan kompetensi SDM, dan pengembangan profesi di bidang elektronika serta sistem navigasi penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *