Kegiatan pelatihan “Safety and Security Awareness Bagi Masyarakat di Sekitar Bandar Udara Ngloram Cepu”

Blora, – Program Studi Diploma III Operasi Bandar Udara berkesempatan untuk menyelenggarakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada hari Senin, 14 Mei 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Bandar Udara Ngloram Kecamatan Cepu. Dalam rangka melaksanakan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug melalui tim Dosen Program Studi Diploma III Operasi Bandar Udara menggelar kegiatan pelatihan dengan tema “Safety and Security Awareness Bagi Masyarakat di Sekitar Bandar Udara Ngloram Cepu”. kegiatan pelatihan ini melibatkan 25 Peserta Pelatihan yang berasal dari berbagai unsur antara lain : Masyarakat / tokoh masyarakat Sekitar Bandar Udara, Airnav, Awak Media, TNI, POLRI, Pemerintah Daerah, DISHUB, maupun Personel Bandar Udara Ngloram.

Kegiatan pelatihan “Safety and Security Awareness Bagi Masyarakat di Sekitar Bandar Udara Ngloram Cepu” dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dibuka langsung oleh Bpk. Ariadi Widiawan selaku Kepala Kantor UPBU Kelas III Dewadaru sebagai Pimpinan Satuan Pelayanan Bandar Ngloram dan Bpk. Ubaedillah, SE., MT. selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pelaksanaan kegiatan pelatihan berlokasi di area terminal kedatangan Bandar Udara Ngloram dan berlangsung selama 1 (Satu) hari atau setara dengan 8 Jam pelatihan.

Setiap dosen dan/atau tenaga pengajar anggota tim PKM yang berkesempatan untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan Safety and Security merupakan tenaga pengajar yang berkompeten dan ahli pada bidang Keselamatan dan Keamanan Penerbangan. Materi yang disampaikan antara lain : Regulasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan, Safety Culture, dan Security Culture. Tujuan serta harapan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan serta pemahaman masyarakat dan stakeholder sebagai bagian dari lingkungan strategis bandar udara diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terkait dengan berbagai aspek keselamatan dan keamanan penerbangan termasuk pengetahuan dan pemahaman tentang ketentuan kawasan keselamatan operasi penerbangan sehingga dapat terbentuk Safety and Security Culture di lingkungan bandara dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *